Sabtu, 4 September 2010, 14:19 wib
nasional
 
Jakarta, Kota Terbaik Belajar Sabar


» Macet Jakarta

Pipiet Tri Noorastuti | Sabtu, 31 Juli 2010, 07:08 WIB

VIVAnews - Majalah Time pernah menulis, Jakarta adalah kota terbaik untuk belajar sabar. Tulisan yang merujuk pada fenomena kemacetan di Jakarta itu bisa dibaca sebagai sindiran atas kondisi ibukota negara yang tak lagi terkontrol.

Sang wartawan membuat tulisan berdasar pengalamannya sendiri. Ia menguji kesabarannya saat harus menempuh jarak sejauh tiga kilometer dalam waktu enam jam.

Ia terjebak macet akibat genangan yang mengepung sejumlah ruas jalan pascahujan lebat mengguyur Jakarta. Selain uji kesabaran, ia juga mendapat pengalaman unik ketika harus buang air kecil menggunakan botol bekas air mineral di dalam mobil. Bahkan, mobil yang ditumpanginya sempat overheat.

Ia mencitrakan Jakarta sebagai tujuan wisata terbaik bagi jiwa yang ingin melatih kesabaran. Sungguh sebuah pencitraan ibukota negara yang sangat memalukan di mata dunia. Apalagi kita tahu, majalah itu memiliki pembaca setia seantero jagat.

Gambaran itu menunjukkan betapa kenyamanan Jakarta sebagai sebuah kota hilang. Semua terjadi akibat overpopulasi. Arus urbanisasi tak terbendung karena aktivitas pemerintah dan bisnis terpusat di Jakarta. Banjir yang terjadi akibat pembangunan insfrastruktur dan bangunan yang tak terkendali pun memperkusut masalah.

Masih layakkah Jakarta sebagai ibukota negara?

(umi)

Halaman 1
BERITA TERKAIT
Kanal LAINNYA
Nasional
Sport
Otomotif
English
Politik
Dunia
Bola
Sorot
Korupsi
Metro
Showbiz
Fokus
Bisnis
Teknologi
Kosmo
Analisis