Kamis, 17 Mei 2012
09:39 WIB
Indosat: Storm2 Tetap Menjanjikan
Pasar untuk ponsel layar sentuh premium seperti BlackBerry Storm2 memang segmented.
Like
BlackBerry Storm
Amril Amarullah, Muhammad Chandrataruna | Senin, 15 Maret 2010, 04:31 WIB

VIVAnews -- PT Indosat Tbk (Indosat) bersikukuh untuk meluncurkan BlackBerry Storm2 pada April 2010 mendatang, meski segmen pasarnya terbatas.

Sesuai roadmap, setelah BlackBerry Onyx, BlackBerry Storm2 akan singgah di Tanah Air sebagai suksesor BlackBerry Storm.

Teguh Prasetya, Group Head VAS Marketing Indosat, akhir minggu silam di Jakarta, Minggu 13 Maret 2010, mengatakan biarpun pangsa pasarnya lebih kecil ketimbang Bold dan Javelin, pasar BlackBerry Storm ada peminatnya di Indonesia.

"Pasar untuk ponsel layar sentuh premium seperti BlackBerry Storm2 memang segmented," kata Teguh pada wartawan di Jakarta. "Jadi, kami menghadirkannya tidak semata-semata mengincar angka penjualan, tetapi lebih ke pemberian pilihan pada konsumen," ujarnya.

Menurut Teguh, meski pasar ponsel messaging, seperti ponsel Qwerty, memiliki potensi terbesar di pasar, pangsa untuk ponsel layar sentuh tetap ada walaupun sedikit.

"Misalnya, para eksekutif. Mereka cenderung menggunakan ponsel untuk review (kinerja), bukan untuk bekerja, jadi jarang beraktivitas dengan keypad," papar Teguh. "Kehadiran BlackBerry Storm2 ini untuk memenuhi keinginan dan kebutuhan mereka. Pasarnya menjanjikan," tuturnya.

Seperti diberitakan VIVAnews sebelumnya, sekarang ini, tim di Indosat masih terus melakukan ujicoba, baik di sisi software maupun hardwarenya.

Kabarnya, untuk portofolio perangkat BlackBerry GSM, setelah Storm2 di bulan April, pihaknya akan menghadirkan BlackBerry Aries, Pearl Flip 8820 (Kickstart) yang sebelumnya dikenal dengan seri 9100, Gemini berfitur 3G, dan Magnum.

© VIVAnews

 
Recommend
Berita Terkait
A A A
Kanal Lainnya